VPS dan Amazon EC2 pada dasarnya sama-sama virtual server, kita menyewa virtual CPU, RAM dan berbagai layanan pendukungnya. VPS biasa dan Amazon EC2 tentu ada perbedaan. Perbedaan akan semakin kentara jika kita melakukan komparasi dari aspek-aspek seperti:

  1. manajeman keamanan informasi penyedia layanan
  2. konfigurasi dan pengelolaan
  3. mode tagihan
  4. performa

Sertifikasi Standar dan Regulasi

Jika perusahaan Anda bergerak di bidang-bidang industri tertentu yang banyak diatur regulasi, tentu AWS menjadi pilihan yang sangat baik dibanding VPS biasa. AWS sebagai penyedia layanan cloud, atau sebagian produknya telah memenuhi berbagai standar internasional, nasional dan regulasi antara lain:

  1. ISO 9001 - Quality Management System
  2. ISO 27001 - Information Security Management System
  3. ISO 27017 - Security Techniques for Cloud Services
  4. ISO 27018 - Security Techniques for protection for personally identifiable information (PII) in public clouds acting as PII processors
  5. HIPAA - regulasi rekam medis elektronik di Amerika Serikat
  6. FIPS - standar sistem komputer yang digunakan oleh pemerintah Amerika Serikat
  7. Singapore Multi-Tier Cloud Security Standard (MTCS SS 584) Level-3
  8. dan lainnya

Dapat dilihat bahwa perusahaan yang bergerak di bidang finansial, kesehatan, kontraktor pemerintahan dan sektor-sektor tertentu lainnya memiliki pilihan yang mengerucut ke vendor cloud besar seperti AWS, Azure dan Google Cloud. Di sisi lain, menggunakan layanan cloud seperti Amazon EC2 dapat menghemat biaya kewajiban perusahaan untuk memenuhi regulasi tertentu misalkan ISO 27001, dengan membagi tanggung jawab seperti tertuang di AWS Shared Responsibility Model.

Kepraktisan Penyelolaan Sumber Daya Cloud

Jika ukuran perusahaan Anda semakin besar, maka kepraktisan pengelolaan sumber daya cloud menjadi hal yang sangat penting. Karyawan akan semakin banyak, resource cloud yang dikelola juga akan semakin banyak. Dari sudut pandang manajemen pun, perusahaan tidak mau ambil risiko resource cloud sulit dikelola bahkan terbengkalai, karena karyawan bisa saja datang dan pergi, silih berganti.

Amazon EC2 menjadi layanan yang cukup unggul di sudut pandang manajemen perusahaan dengan alasan antara lain:

  1. pengelolaannya dapat diotomatiskan via AWS API dengan antarmuka seperti AWS CLI dan AWS SDK
  2. pembuatan, perubahan bahkan penghapusannya dapat diotomatiskan pula dengan template AWS CloudFormation atau kakas lain seperti Hashicorp Terraform, lebih mantap lagi bila dikombinasikan kakas seperti Ansible
  3. block storage nya (HDD / SSD) dapat diaktifkan opsi enkripsi (encryption at rest)
  4. block storage nya (HDD / SSD) dapat dibuat backup / snapshot sesering mungkin

Tipe Server yang Sangat Banyak

Amazon EC2 ditawarkan dengan berbagai opsi virtual CPU, kapasitas RAM, kecepatan network, GPU dan lainnya. Tipe Amazon EC2 dibagi-bagi ke Instance Family tertentu. Contoh kelompok Instance Family antara lain:

  • jika Anda butuh keperluan standar saja, bisa pilih family misalkan T3
  • jika Anda butuh CPU banyak, bisa pilih family misalkan C5, C4
  • jika Anda butuh RAM besar untuk in-memory cache, bisa pilih family misalkan R5, R4
  • jika Anda butuh GPU untuk machine learning, bisa pilih family misalkan G4DN

Pilihan tipe server yang sangat banyak tersebut memungkinkan kita untuk menggunakan tipe server yang paling optimal untuk sistem yang kita deploy, misalkan database, analytics, big data, machine learning, bioinformatics, industrial design, simulasi dan lainnya.

Hypervisor Nitro

Hypervisor adalah software (dan atau hardware) yang bertugas melakukan virtualisasi perangkat fisik. Mungkin Anda sudah sering mendengar nama-nama seperti VMware ESXi / vSphere, Xen, QEMU, VirtualBox dan lainnya.

AWS sendiri menggunakan hypervisor Xen (open-source) dan Nitro (appropriate AWS). Hypervisor Nitro dilengkapi dengan hardware khusus yang dapat meningkatkan performa IO, network, storage, security untuk Amazon EC2 yang tentunya sangat berbeda dengan VPS biasa. Bahkan Amazon EC2 juga menyediakan Elastic Fabric Adapter (EFA) yaitu network interface yang bisa digunakan customer untuk komunikasi antar virtual server dalam hal High Performance Computing (HPC) dengan ribuan CPU atau GPU.

Mode Tagihan

Amazon EC2 tersedia dalam beberapa mode tagihan, antara lain:

  1. On-Demand, yaitu mode pembayaran Pay as you go, kita bayar selama durasi pemakaian saja
  2. Reserved Instance, yaitu mode pencadangan selama 1 atau 3 tahun dan mendapatkan diskon yang lumayan
  3. Spot Instance, yaitu menggunakan resource AWS yang tidak terpakai dengan diskon bisa sampai 90% untuk menjalankan komputasi yang bisa dihentikan kapan saja

Dengan menggunakan Reserved Instance, harga Amazon EC2 bisa sama dengan VPS biasa lainnya, atau bahkan bisa lebih murah. Apa lagi jika Anda memiliki background process yang dapat dihentikan kapan saja, Spot Instance sangatlah menarik untuk menghemat tagihan bulanan perusahaan Anda.

Anda bisa baca lebih lanjut penjelasan tentang mode tiga model biaya Amazon EC2 di artikel berikut:

https://dojotek.id/kenali-tiga-model-biaya-server-amazon-ec2-alternatif-on-premise-dan-co-location/

Kapan sebaiknya memilih cloud service seperti AWS dibanding VPS biasa?

Dapat dilihat bahwa Amazon EC2 memiliki contoh keunggulan di aspek berikut:

  1. comply terhadap standar dan regulasi tertentu, baik internasional maupun nasional negara tertentu
  2. praktis dalam pengelolaan dengan adanya AWS CLI, AWS SDK, AWS CloudFormation dan kakas pihak ketiga seperti Terraform
  3. tipe server yang sangat banyak untuk berbagai keperluan
  4. hypervisor nitro untuk performa yang lebih tinggi

Jika perusahaan Anda bergerak di industri tertentu seperti asuransi, perbankan, finansial, security, atau disyaratkan untuk memenuhi standar di negara tertentu, tentu saja pilihan vendor cloud besar seperti Amazon EC2 menjadi pilihan yang tepat.

Jika Anda di perusahaan besar, saat sistem Anda harus meminimalkan downtime, kepraktisan pengelolaan sumber daya cloud tentu menjadi sangat penting.

Atau jika Anda perlu menjalankan komputasi dan kalkulasi yang besar, kapasitas dan performa di Amazon EC2 tentu pilihan yang tepat.

Efisienkah bila hanya menggunakan Amazon EC2 dan diperlakukan layaknya VPS biasa?

Efisiensi Amazon EC2 dibanding VPS biasa kembali lagi ke kondisi kebutuhan perusahaan dan optimasi yang dilakukan. Berbagai manfaat Amazon EC2 bisa didapat dengan harga yang kompetitif dengan VPS biasa dengan menerapkan berbagai optimasi, misalkan dengan menggunakan Auto Scaling, Reserved Instance, Spot Instance dan lainnya.